Arti Kata Sistematis: Pengertian Dan Contohnya


Jika Anda sering membaca buku atau artikel ilmiah, mungkin Anda pernah mendengar istilah "sistematis" atau "sistematik." Istilah ini sering digunakan untuk menggambarkan cara penulisan atau metode penelitian yang dilakukan oleh para penulis atau peneliti. Namun, apa sebenarnya arti kata sistematis dan bagaimana cara menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari? Mari kita bahas lebih lanjut.

Apa Arti Kata Sistematis?

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, arti kata sistematis adalah teratur, beraturan, berjenjang, dan logis. Dalam konteks penulisan atau penelitian, arti kata sistematis mengacu pada cara yang teratur dan logis dalam mengorganisir atau menyusun informasi atau data.

Secara umum, penulisan atau penelitian yang sistematis memiliki beberapa karakteristik, seperti:

  1. Penggunaan struktur yang teratur dan jelas.
  2. Penggunaan bahasa yang sederhana dan mudah dipahami.
  3. Penggunaan referensi yang akurat dan relevan.
  4. Penggunaan metode penelitian yang tepat dan teruji.

Dengan menerapkan cara penulisan atau penelitian yang sistematis, para penulis atau peneliti dapat memudahkan pembaca atau rekan sejawat untuk memahami dan mengevaluasi informasi atau data yang disajikan.

Contoh Penggunaan Sistematis dalam Penulisan

Untuk memperjelas arti kata sistematis, berikut adalah contoh penggunaannya dalam penulisan:

Contoh 1: Laporan Penelitian

Sebuah laporan penelitian yang sistematis harus memiliki struktur yang teratur dan jelas, seperti:

  1. Pendahuluan: menjelaskan tujuan penelitian, pertanyaan penelitian, dan hipotesis.
  2. Tinjauan Pustaka: membahas literatur yang relevan dengan topik penelitian.
  3. Metode Penelitian: menjelaskan rancangan penelitian, populasi dan sampel, instrumen pengumpulan data, dan prosedur analisis data.
  4. Hasil Penelitian: menyajikan hasil penelitian secara sistematis, seperti tabel atau grafik.
  5. Pembahasan: membahas hasil penelitian dan menghubungkannya dengan literatur yang telah dibahas.
  6. Kesimpulan: menyimpulkan temuan penelitian dan memberikan saran untuk penelitian selanjutnya.

Dengan menggunakan struktur yang sistematis dalam laporan penelitian, pembaca dapat lebih mudah mengikuti alur berpikir peneliti dan memahami temuan penelitian secara sistematis.

Contoh 2: Buku Pelajaran

Sebuah buku pelajaran yang sistematis harus memiliki pengorganisasian materi yang teratur dan jelas, seperti:

  1. Pengantar: menjelaskan tujuan buku dan memperkenalkan topik yang akan dibahas.
  2. Bab 1: membahas konsep dasar dan pengenalan topik.
  3. Bab 2: membahas topik secara sistematis, mulai dari konsep dasar hingga penerapan dalam kehidupan sehari-hari.
  4. Bab 3: membahas contoh kasus atau studi kasus yang relevan dengan topik.
  5. Kesimpulan: menyimpulkan materi yang telah dibahas dan memberikan saran untuk pembelajaran selanjutnya.

Dengan menggunakan pengorganisasian yang sistematis dalam buku pelajaran, pembaca dapat lebih mudah memahami konsep dan penerapan topik yang dibahas.

FAQ: Pertanyaan yang Sering Diajukan tentang Arti Kata Sistematis

Apa bedanya antara sistematis dan teratur?

Sistematis mengacu pada cara mengorganisir atau menyusun informasi atau data secara logis dan teratur. Sedangkan, teratur hanya mengacu pada cara mengorganisir atau menyusun informasi atau data secara rapi dan teratur tanpa memperhatikan logika atau urutan yang tepat.

Bagaimana cara menulis dengan sistematis?

Untuk menulis dengan sistematis, Anda dapat mengikuti beberapa langkah berikut:

  1. Tentukan tujuan dan target pembaca.
  2. Buat rencana penulisan yang teratur dan jelas.
  3. Susun informasi atau data secara sistematis, mulai dari pengenalan hingga kesimpulan.
  4. Gunakan bahasa yang sederhana dan mudah dipahami.
  5. Gunakan referensi yang akurat dan relevan.
  6. Periksa kembali kesesuaian antara informasi atau data yang disajikan dengan tujuan dan target pembaca.

Bagaimana cara melakukan penelitian dengan sistematis?

Untuk melakukan penelitian dengan sistematis, Anda dapat mengikuti beberapa langkah berikut:

  1. Tentukan topik penelitian dan hipotesis.
  2. Lakukan tinjauan pustaka untuk mengumpulkan literatur yang relevan dengan topik penelitian.
  3. Tentukan rancangan penelitian yang tepat, seperti eksperimen atau survei.
  4. Pilih populasi dan sampel yang sesuai dengan tujuan penelitian.
  5. Pilih instrumen pengumpulan data yang sesuai dengan tujuan penelitian.
  6. Lakukan analisis data dengan metode yang tepat dan teruji.
  7. Sajikan hasil penelitian secara sistematis, seperti tabel atau grafik.
  8. Bahas hasil penelitian dan hubungkannya dengan literatur yang telah dibahas.
  9. Simpulkan temuan penelitian dan berikan saran untuk penelitian selanjutnya.

Kesimpulan

Arti kata sistematis mengacu pada cara mengorganisir atau menyusun informasi atau data secara teratur dan logis. Dalam penulisan atau penelitian, penggunaan cara yang sistematis dapat memudahkan pembaca atau rekan sejawat untuk memahami dan mengevaluasi informasi atau data yang disajikan. Dengan menerapkan cara penulisan atau penelitian yang sistematis, para penulis atau peneliti dapat meningkatkan kualitas karya mereka dan membuat kontribusi yang lebih berarti dalam bidang yang mereka tekuni.


Next Post Previous Post